RiSE Institute (Institute for Social-Ecological Resilience) adalah organisasi masyarakat sipil yang independen, nirlaba, dan non-partisan yang didirikan di Indonesia untuk memperkuat resiliensi sosial-ekologis melalui produksi pengetahuan partisipatif, pemberdayaan masyarakat, keterlibatan kebijakan, dan aksi kolaboratif.
RiSE Institute didirikan sebagai respons terhadap tantangan global dan lokal yang semakin meningkat, termasuk perubahan iklim, degradasi lingkungan, ketimpangan sosial, hilangnya pengetahuan lokal, serta meningkatnya kerentanan masyarakat yang terdampak oleh proses pembangunan yang tidak berkelanjutan. Kami meyakini bahwa masyarakat yang tangguh hanya dapat terwujud ketika keadilan sosial, keberlanjutan ekologis, dan partisipasi publik yang bermakna menjadi elemen utama pembangunan.
RiSE Institute mengorganisir kerjanya dalam integrasi dari persilangan empat fungsi, yaitu riset, produksi pengetahuan, keterlibatan masyarakat, dan pengembangan kelembagaan. Melalui fungsi-fungsi inti tersebut, RiSE Institute membangun kolaborasi bersama komunitas, organisasi masyarakat sipil, lembaga pemerintah, mitra akademik, dan lembaga pembangunan untuk mendukung jalur perubahan yang inklusif, adil, dan berkelanjutan.
Prinsip utama kerja kami adalah pengakuan bahwa masyarakat bukanlah sekadar penerima manfaat pembangunan, namun merupakan pewaris dan pengembang pengetahuan, serta agen transformasi yang aktif, yang mana pengalaman, aspirasi, dan praktiknya menjadi pondasi dalam membangun masa depan yang tangguh.:
VISI
Mewujudkan masyarakat yang tangguh, inklusif, adil, dan berkelanjutan yang mampu merespons guncangan dan disrupsi yang timbul dari proses pembangunan dan perubahan iklim.MISI
Mengembangkan pengetahuan partisipatif yang memperkuat ketangguhan masyarakat dan ekosistem.
Secara kolaboratif memperkuat kapasitas masyarakat dan lingkungan dalam mendorong jalur perubahan yang inklusif, adil, dan berkelanjutan.TUJUAN
RiSE Institute berupaya memperkuat sistem pengetahuan berbasis masyarakat dan lingkungan yang meningkatkan ketangguhan terhadap guncangan sosial, ekonomi, dan ekologis yang timbul akibat proses pembangunan dan perubahan iklim.
Organisasi ini mendorong partisipasi publik yang bermakna dalam pembentukan kebijakan lingkungan dan pembangunan, sekaligus mendukung inisiatif yang berkontribusi pada keadilan sosial, keberlanjutan ekologis, dan kesejahteraan masyarakat.
…
